KISAH PERJALANAN CINTA GADIS SMA
IDENTITAS BUKU
JUDUL
BUKU : TRIASMARA (KETIKA CINTA
HARUS SEGITIGA)
PENULIS : LOLITA LAVIETHA
PENERBIT : PT WAHYU MEDIA
CETAKAN : PERTAMA, 2012
TEBAL
BUKU : 182 HALAMAN
Kisah
cinta masa SMA memang tak ada habisnya untuk dibahas. Penuh warna dan mengasyikkan.
Ada saat dimana kita berdebar-debar karena kehadiran si dia dan ada juga saat
kita merasa kecewa karena pernasalahan yang terjadi.
Seperti
halnya, dalam novel ini di ceritakan seorang tokoh bernama lolita “pencipta
novel ini sendiri”. Dia adalah seorang perempuan remaja yang berumur 17 tahun,
ia remaja yang baru duduk di bangku SMA. Selama di SMA ini, ia banyak mengalami
hal dalam kisah cintanya. Dia di hadapkan dengan tiga nama yang berbeda
kisahnya.
Ia
pertama kali kenal seorang lelaki yang bernama Oliver, Oliver adalah kakak
kelas atau senior Lolita di SMA. Cinta pertama Lolita adalah Oliver, awal
perkenalan mereka waktu Lolita dan Oliver duduk bersebelahan saat semesteran,
disitulah mereka saling kenal dan tukar nomor telepon. Oliver bisa membuat
Lolita mengubah kebenciannya terhadap warna biru muda. Suatu malam, Oliver
mengajak makan malam, disaat itu Oliver menyatakan cinta kepada Lolita. Setelah
delapan bulan cinta mereka berjalan tiba waktunya Oliver ulang tahun. Lolita
mengajak Arya (sahabatnya) untuk mencari kado untuk oliver. Setelah di
dapatkannya kado itu Lolita membuat rencana ingin ketemuan dengan Oliver,
ternyata Oliver tidak bisa. Akhirnya Lolita menyusun rencana untuk memberi
kejutan datang kerumah Oliver. Sebelumnya Lolita bekerja sama dengan pembantu
Oliver. Malam kejutan pun datang, pembantu Oliver membukakan pintu untuk
Lolita, ternyata yang Lolita lihat adalah Oliver sedang berpacaran dengan
Angel, mantan pacar sebelumnya. Lolita pun bergegas pergi karena sangat kecewa
dengan Oliver. Loli pergi keluar dan menghampiri Arya yang sudah menjemputnya
di depan. Setelah berfikir panjang, Loli pun memutuskan untuk putus dengan
Oliver, karena Ia sudah sangat kecewa. Loli selalu menghindar dari Oliver.
Setelah
lama Lolita menyendiri, dikenalkan kakak kelasnya yang bernama Dennis, Dennisa
mengenalkan seorang lelaki yang bernama Roody, Roody adalah teman SMP Dennis.
Setelah lama kenal Roody mereka menjalin cinta bersama. Tapi sayang, cintanya
tak bertahan lama sikap Roody yang terlalu egois dan posesif membuat
hubungannya tidak karuan. Dan disebabkan juga karena orang ketiga, yaitu
Renoldi. Renoldi itu seorang lelaki yang pintar, Ia bisa membuat Lolita nyaman.
Setiap harinya mereka belajar bersama, karena mereka memang satu kelompok di
kelas tambahan untuk belajar bersama. Hal inilah yang membuat Roody marah
dengan Loli sehingga hubungannya berakhir.
Setelah
lamanya Reno dan Loli selalu bersama-sama, ada kecocokan di pihak kedua. Prinsip
yang kuat menjadi contoh dan semangat bagi Loli untuk berusaha mewujudkan
sesuatu yang sebelumnya tidak mungkin. Banyak perubahan pada diri Lolita berkat
adanya Reno. Ternyata Reno yang tadinya terlihat jutek di depan Loli dibalik itu
Reno menyimpan segudang sikap humoris dan terbukanya, Loli mengetahui itu
setelah kenal dekat dengan Reno. Ternyata Reno menyukai Loli, tetapi Loli
memutuskan untuk tidak menerima Reno sebagai pacar, Ia tidak ingin menyakiti
Reno dan hubungannya berakhir. Dia lebih nyaman seperti ini. Reno pun faham
dengan alasan Loli. Lolita kini sendiri dan mengejar cita-citanya.
Mereka
bertiga Oliver, Roody dan Renoldi adalah lelaki yang bisa membuat Lolita
bahagia. Tetapi Lolita bingung harus memilih siapa? Ketiganya sangat baik buat
Lolita. Sekarang Lolita cuman berharap pada sebuah papan kayu usang yang
ditancapkan sedikit miring dan tak lazim ini.
Novel
ini telah mengajarkan kita tentang arti sebuah cinta, kasih sayang, dan saling
menghargai orang. Namun pada novel ini pun mengajarkan kita walaupun tanpa
cinta seorang lelaki hidup kita akan lebih menjadi perempuan yang dewasa, dan
selalu fokus akan masa depan dan cita-cita kita. Novel terbitan Wahyu Media ini
begitu ringan untuk dibaca. Apa yang Lolita alami sebagian dari kita mungkin
pernah mengalaminya juga. Masa SMA merupakan masa dimana hati masih mencari
tempat yang tepat baginya untuk berlabuh. Seru, mendebarkan, penuh warna dan
mengasyikkan untuk dibaca. Walapun menyasyikkan, konflik pada novel ini kurang,
ceritanya kurang. Seharusnya dibuat lebih panjang, mengejutkan, dan penuh tanda
tanya agar menari perhatian para peembaca. Novel ini cocok dibaca bagi para
remaja yang sedang mengalami hal-hal cinta seperti ini!
0 komentar:
Posting Komentar