Haii selamat
pagi ;) sekarang aku akan ngeposting cerpen yang waktu itu aku buat untuk tugas
b.indonesia "membuat cerpen" ini cerita fakta loh dari aku ;) dan
inilah hasilnya :
KARENA PERUBAHAN KU
"Assalamu'alaikum" sahutku sesampainya dirumah.
"Wa'alaikumsalam" jawab Ibu dan Ayah yang sedang duduk di
teras.
"Tisya, cepat langsung mandi ya, jangan lama-lama!" kata ayah.
"Lho? Memang kita mau kemana, yah?" tanyaku bingung karena
Ayah tiba-tiba bicara seperti itu.
"Kamu ingin handphone kan?"
Wah... Ternyata aku ingin dibelikan handphone.
"Iya iya yah, aku ingin sekali! Asiiiikkkkk... Aku...."
"Eh...." Ibu memotong pembicaraan.
"Engga engga! Apa-apaan sih ayah, ingin belikan handphone, Tisya
saja malas! Tidak mau membantu Ibu bekerja, jangan dibelikan dulu kalau Tisya
tidak berubah!" sahut Ibuku sewot.
"Ah... Ibu!" perasaanku kesal dan aku pun langsung masuk
kamar.
********
"Yah.. Ternyata Ibu tidak setuju. Hmm... Apa aku memang harus
berubah daru sekarang ya? Tapi... Sepertinya sulit. Ah, kalau aku berniat pasti
itu hal yang mudah. Oke akan aku coba deh!"
Mulai dari hari itu juga aku berubah, keseharianku dipenuhi dengan
kegiatan positif, terutama lebih banyak membantu Ibu dirumah. Berbeda dengan
hari-hari sebelumnya, hari yang kuhabiskan hanya dengan belajar dan bermain
saja.
********
Setelah seminggu kedepan aku melakukan perubahan ini, ternyata enak juga
kok, dan aku lebih nyaman dengan keseharianku seperti ini. Ibu tidak banyak
mengomel, keinginanku banyak dipenuhi dan segalanya. Hal ini sangat membawa
kebahagiaan dan keuntungan bagiku dan keluargaku juga.
Pada sabtu sore itu juga, ayahku mengajakku lagi untuk membeli
handphone. Tapi, aku ragu, aku takut Ibu tidak setuju lagi.
"Tidak usah khawatir Tisya, Ayah sudah bicarakan semua dengan
Ibumu.."
Aku pun langsung menaikkan kedua sudut bibirku.
********
Akhirnya keinginanku terpenuhi juga, sudah lama aku meminta handphone
ini ke Ayah.
"Tisya, keinginanmu sudah terpenuhi oleh Ayah dan Ibu, perubahanmu sudah
cukup baik, kita senang denganmu. Tapi jangan berubah seperti dulu lagi ya,
biasakan keseharianmu seperti ini saja." puji dan nasihat mereka.
"Terimakasih bu, terimakasih yah!"
Kesenanganku tidak dapat aku tahan sehingga menesteskan air mata dan
memeluk mereka :')
~SELESAI~
sekian dan
terimakasih semoga bermanfaat, oke ;)